Langsung ke konten utama

AC Milan kalah oleh Real Betis dan VAR

Image: goal.com

Pada pertandingan tadi malam, pemain baru AC Milan, Bonucci langsung mengenakan ban kapten di lengannya. Namun, pertandingan berakhir dengan kekalahan AC Milan 2-1. Video Assistant Refferee yang digunakan, turut 'bertanggung jawab' atas hasil ini.

Selain Bonucci, i Rossoneri juga memainkan Hakan Calhanoglu yang baru direkrut di calciomercato sekarang ini. AC Milan langsung menekan sejak awal. Menit 12, Andre Silva bisa mencetak gol. Sayang, gol tersebut dianulir karena adanya campur tangan VAR. Penyerang asal Portugal tersebut dianggap sudah terjebak offside.

Pertandingan persahabatan yang digelar di Sisilia yang bersuhu hangat ini nampaknya membuat permainan berlangsung cukup sengit. Dua pemain dari masing-masing klub sudah harus terkena kartu kuning di babak pertama. Sang kapten anyar, Bonucci salah satunya.

Fabio Borini dan Cesar selalu gagal mengarahkan bola ke sudut yang tepat, sementara tembakan dari Davide Calabria hasil umpan terobosan dari Sisi dapat digagalkan.

Andre Silva lagi-lagi membahayakan gawang lawan dengan tendangan kerasnya yang harus ditepis oleh penjaga gawang Dani Gimenez pada awal babak kedua. Mendapatkan umpan silang yang sangat bagus dari Suso, sundulan Fabio Borini lagi-dapat ditepis kiper Real Betis.

Terlalu asyik menyerang, AC Milan dikagetkan dengan gol jarak jauh yang sangat terarah dengan kecepatan yang luar biasa dari Fabian Ruiz. Dari jarak 20 meter dia mengarahkan bola ke pojok tiang jauh yang tak dapat dijangkau Antonio Donnarumma, kakak sang bintang muda AC Milan Gianluigi Donnarumma.

Rossoneri tidak mau menyerah. Hasilnya, AC Milan mendapatkan hadiah penalti karena Gustavo Gomez dianggap menjatuhkan Andre Silva ketika ada umpan lambung di depan gawang Real Betis. Pelatih Real Betis yang menganggap hal tersebut bukan pelanggaran sangat murka hingga ia dikenai kartu merah oleh wasit. Penalti tetap dilakukan, dan akhirnya Andre Silva dapat membobol gawang Betis. Kedudukan sama kuat 1-1.

Petaka datang tepat di ujung waktu ketika tendangan bebas melengkung yang Joaoquin lakukan sebenarnya, dengan susah payah dapat dimentahkan oleh Donnarumma. Namun, VAR kembali 'bermain'. Calhanoglu yang menjadi salah satu pagar betis dianggap melakukan hand ball. Tendangan penalti diberikan kepada Real Betis. Tonny Sanabria yang diberikan tanggung jawab, dapat menaklukkan Donnarumma.


Hasil akhir: AC Milan 1-2 Real Betis.
Gol: Andre Silva 75'-pen; Fabian Ruiz 67', Sanabria 89'-pen.


Ditulis oleh: Rifqi Nur Hidayat
Sumber: Football Italia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Immobile Menangis Setelah Mengalahkan Juventus

Image: eurosport.com Lazio mempu mengalahkan Juventus dalam perebutan Piala Super Italia 2017 yang dimainkan dinihari tadi. Pada pertandingan yang dilaksanakan di stadion Olimpico Roma, Lazio unggul 3-2 secara dramatis. Ciro Immobile menjadi pahlawan kemenangan dengan menciptakan brace. "Saya menangis di akhir pertandingan karena tim ini telah memberikan segalanya, dan para tifosi  layak menerima trofi ini. Sudah dalam diri saya untuk memberikan segalanya kepada tim, istri saya juga mengatakan hal yang sama. Dan ketika saya bermain saya tidak ingin setengah-setengah karena saya tidak suka kekalahan," katanya kepada Lazio Style Radio. "Jika kita lihat musim lalu, jika tim bermain seperti ini, akan sangat menguntungkan untuk seorang penyerang seperti saya. Saya bahkan tidak yakin dapat membuat dengan kepala, diantara Mehdi Benatia dan Giorgio Chiellini yang sangat kuat dalam duel udara! Saya pun tidak yakin akan membuat gol sundulan lagi." "Para staff ...

Del Piero: Internazionale Masuk Tiga Besar di Akhir Musim

Internazionale menunjukkan performa yang baik dengan memenangi empat laga awal di Serie A musim ini. Dengan hasil ini, i Nerazzurri duduk di peringkat ketiga dibawah Napoli dan Juventus dengan poin yang sama, 12. "Dalam pandangan saya, Inter terlihat lebih baik dibandingkan saat ditangani oleh (Roberto) Mancini dua tahun lalu," kata Del Piero saat diwawancarai oleh Sky Sport Italia.

Perjuangan Klub Serie A di Eropa

Nasib yang kurang baik didapatkan oleh klub Serie A yang berjuang di Liga Champion tidak diikuti oleh klub-klub yang berlaga di Europa League. Jika Juventus dan Napoli harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dan AS Roma harus puas dengan mendapatkan satu poin, wakil Italia di Europa League seluruhnya menang.