Langsung ke konten utama

Pietro Pellegri yang Mengejutkan Lazio


Lazio memang berhasil menundukkan Genoa 2-3 di stadio Luigi Ferraris kandang Genoa. Namun bukan Ciro Immobile, sang pencetak brace, yang menjadi perhatian pada pertandingan tersebut.


     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-8199517066020640"
     data-ad-slot="1688510831"
     data-ad-format="auto">



Dia adalah Pietro Pellegri. Penyerang belia il Grifone berumur 16 tahun. Pada usia yang demikian muda, dia berhasil membuat dua gol ke gawang Lazio pada pertandingan tadi malam.

Di bulan Mei musim lalu, ketika baru saja menginjak umur 16 dia sebenarnya telah mencatatkan gol pertamanya di Serie A. Saat itu, gawang Wojciech Szczesny kala membela AS Roma koyak oleh pemain kelahiran 2001 ini.

"Mimpi saya sejak saat kecil menjadi nyata. Ini adalah malam yang sangat penting bagi saya dan juga ayah," kata Pellegri kepada Mediaset Premium.

Ayah Pietro Pellegri, Marco, berteman baik dengan sang pelatih, Ivan Juric sehingga didapuk sebagai manajer tim. Ketika pertandingan berakhir, sang ayah langsung memeluk Pietro dengan linangan air mata karena bangga dan bahagia.

"Saya tidak meninggalkan bangku sekolah, tetapi tahun ini saya dibantu oleh guru privat untuk belajar setelah latihan pagi. Ayah mengikuti karirku sejak saya masih sangat kecil, dan ini sangat menyenangkan dia juga ikut pindah ke sini," lanjutnya.

"Dia yang selalu mengantarku latihan meskipun cuaca sedang hujan dan dingin.  Dia satu-satunya sosok yang menjagaku di jalur yang benar sebagai pesepakbola."

Dengan prestasinya ini, tidak heran Juventus, Internazionale dan juga AC Milan mulai melirik pemuda yang mengidolakan Zlatan Ibrahimovic. Well, terus berlatihlah Pietro, jalan masih panjang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Immobile Menangis Setelah Mengalahkan Juventus

Image: eurosport.com Lazio mempu mengalahkan Juventus dalam perebutan Piala Super Italia 2017 yang dimainkan dinihari tadi. Pada pertandingan yang dilaksanakan di stadion Olimpico Roma, Lazio unggul 3-2 secara dramatis. Ciro Immobile menjadi pahlawan kemenangan dengan menciptakan brace. "Saya menangis di akhir pertandingan karena tim ini telah memberikan segalanya, dan para tifosi  layak menerima trofi ini. Sudah dalam diri saya untuk memberikan segalanya kepada tim, istri saya juga mengatakan hal yang sama. Dan ketika saya bermain saya tidak ingin setengah-setengah karena saya tidak suka kekalahan," katanya kepada Lazio Style Radio. "Jika kita lihat musim lalu, jika tim bermain seperti ini, akan sangat menguntungkan untuk seorang penyerang seperti saya. Saya bahkan tidak yakin dapat membuat dengan kepala, diantara Mehdi Benatia dan Giorgio Chiellini yang sangat kuat dalam duel udara! Saya pun tidak yakin akan membuat gol sundulan lagi." "Para staff ...

Del Piero: Internazionale Masuk Tiga Besar di Akhir Musim

Internazionale menunjukkan performa yang baik dengan memenangi empat laga awal di Serie A musim ini. Dengan hasil ini, i Nerazzurri duduk di peringkat ketiga dibawah Napoli dan Juventus dengan poin yang sama, 12. "Dalam pandangan saya, Inter terlihat lebih baik dibandingkan saat ditangani oleh (Roberto) Mancini dua tahun lalu," kata Del Piero saat diwawancarai oleh Sky Sport Italia.

Perjuangan Klub Serie A di Eropa

Nasib yang kurang baik didapatkan oleh klub Serie A yang berjuang di Liga Champion tidak diikuti oleh klub-klub yang berlaga di Europa League. Jika Juventus dan Napoli harus mengakui keunggulan lawan-lawannya dan AS Roma harus puas dengan mendapatkan satu poin, wakil Italia di Europa League seluruhnya menang.